Apresiasi Kemanusiaan, PMI Kota Yogyakarta Serahkan Penghargaan bagi Pendonor Darah Sukarela 50 Kali
Yogyakarta, 17 Juni 2026 - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Yogyakarta memberikan penghargaan dari PMI Daerah Istimewa Yogyakarta dan apresiasi tinggi kepada puluhan pendonor darah sukarela (DDS) yang telah mendonorkan darahnya sebanyak 50 kali. Penyerahan penghargaan ini berlangsung dengan khidmat Grha Sarina Vidi, pada Kamis, 11 Juni 2026.
Penghargaan ini diserahkan langsung oleh GBPH Prabukusumo Ketua PMI Daerah Istimewa Yogyakarta, Irjen Pol (Purn) Drs. RM. Haka Astana MW, S.H. Ketua Pelaksana Tugas PMI Kota Yogyakarta bersama perwakilan dari Pemerintah Kota Yogyakarta yang dihadiri oleh Staf Ahli Administrasi Umum Sekretaris Daerah Kota Yogyakarta, Wahyu Hendratmoko, S.E., M.M. beserta Forkopimda dan Pengurus PMI DIY dan PMI Kota Yogyakarta.
Dalam sambutannya, Irjen Pol (Purn) Drs. RM. Haka Astana MW, S.H. Ketua Pelaksana Tugas PMI Kota Yogyakarta memberikan apresiasi yang tinggi atas konsistensi luar biasa para pendonor telah selama lebih dari 10 tahun mendonorkan darah secara rutin demi menyelamatkan nyawa sesama manusia.
"Dari total 504 pendonor darah PMI Kota Yogyakarta yang terdaftar, sebanyak 409 orang tercatat bisa hadir secara fisik langsung dalam seremoni hari ini.” ujarnya.
Kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan rutin dari PMI Kota Yogyakarta untuk memotivasi masyarakat, sekaligus memperkuat komitmen para pendonor darah sukarela agar terus menginspirasi generasi muda.
Sementara itu, perwakilan dari Pemerintah Kota Yogyakarta Staf Ahli Administrasi Umum Sekretaris Daerah Kota Yogyakarta, Wahyu Hendratmoko, S.E., M.M. menegaskan bahwa sinergi antara PMI dan Pemkot Yogyakarta akan terus diperkuat, terutama dalam pemenuhan kebutuhan darah bagi fasilitas kesehatan dan rumah sakit di wilayah Yogyakarta. Pemkot juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan donor darah sebagai gaya hidup.
“Aktivitas donor darah bukan lagi sekadar tindakan medis biasa di dalam laboratorium, melainkan manifestasi dari kepedulian sosial yang kental dengan napas gotong royong. Hal ini sangat selaras dengan visi gerakan Segoro Amarto yang berarti Semangat Gotong Royong Agawe Majune Ngayogyokarto, yang konsisten dicanangkan oleh Pemkot Yogyakarta” tuturnya.
Ketua PMI DIY, GBPH H. Prabukusumo, S.Psi., dalam sambutannya menyatakan bahwa momentum ini sangat membanggakan. Berdasarkan data nasional, Kota Yogyakarta sukses menempatkan diri sebagai salah satu daerah penyedia stok darah tertinggi di Indonesia.
Kebahagiaan dan rasa bangga terpancar dari salah satu penerima penghargaan yang juga sebagai Komisaris PT BP Kedaulatan Rakyat (KR), M. Wirmon Samawi, S.E., M.I.B. yang didaulat untuk memberikan testimoni. Ia mengungkapkan bahwa rutinitas mendonorkan darah hingga mencapai angka 50 kali bukan sekadar mengejar penghargaan, melainkan sudah menjadi bagian dari gaya hidup sehat dan panggilan jiwa untuk membantu sesama yang membutuhkan.
PMI Kota Yogyakarta sendiri terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan darah, baik melalui Unit Donor Darah (UDD) yang modern, maupun kemudahan akses bagi masyarakat yang ingin mendonorkan darahnya secara rutin. (Ich)
Facebook
X
Instagram