(0274) 372176 / 379212

Gandeng 200 TK se-Kota Yogyakarta, PMI Kota Yogyakarta Perkuat Ketahanan Bencana di Sekolah

Upload : 17 Desember 2025
Gandeng 200 TK se-Kota Yogyakarta, PMI Kota Yogyakarta Perkuat Ketahanan Bencana di Sekolah

Yogyakarta, 17 Desember 2025 – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Yogyakarta terus berkomitmen dalam upaya pengurangan risiko bencana dengan menyasar berbagai lapisan masyarakat, termasuk sektor pendidikan Taman Kanak-kanak. Sebagai wujud komitmen tersebut, PMI Kota Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Orientasi Kegawatdaruratan Bencana di Sekolah yang diikuti oleh perwakilan guru 200 Taman Kanak-kanak (TK) se-Kota Yogyakarta.

 

Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Ketua Pelaksana Tugas PMI Kota Yogyakarta Irjen Pol (Purn) Drs. R.M. Haka Astana M.W., S.H. dan dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Yogyakarta Budi Santosa Asrori, S.E., M.Si. ini dilaksanakan secara bertahap ini bertujuan untuk membekali para pendidik Taman Kanak-kanak dengan pengetahuan dan keterampilan dasar mengenai kesiapsiagaan dan respons awal saat terjadi bencana di lingkungan sekolah. Kegiatan yang dilaksanakan pada Senin-Kamis, 11-14 Desember 2025 di Markas PMI Kota Yogyakarta ini diikuti oleh perwakilan dari 25 sekolah TK perharinya.

 

Dalam sambutannya Ketua PMI Kota Yogyakarta menyampaikan pentingnya peran guru TK sebagai garda terdepan dalam menjaga keselamatan anak-anak.

 

"Kita harus memastikan bahwa guru-guru mereka memiliki kemampuan dalam darurat kebencanaan yang mumpuni. Dengan membekali guru, kita tidak hanya melindungi anak, tetapi juga menanamkan budaya siaga bencana sejak dini," lanjutnya.

 

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Yogyakarta, mengapresiasi inisiatif PMI ini dan menegaskan dukungan penuh Pemerintah Kota.

 

"Kami sangat mendukung program ini dan. Kolaborasi antara PMI dan kami sangat bagus untuk memastikan bahwa pendidik mendapatkan ilmu kedaruratan bencana ini, dan semoga nanti program ini bisa merambah pada sekolah tingkat SD dan SMP " tambahnya.

 

Materi orientasi dirancang secara interaktif sehingga para peserta dari berbagai sekolah menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam sesi diskusi dan praktik simulasi evakuasi, berfokus pada langkah-langkah praktis penanganan bencana di area sekolah, meliputi: Penyusunan Rencana Evakuasi Diri dan Sekolah yang disesuaikan dengan lingkungan TK, Prosedur Aman saat terjadi bencana (seperti lindung diri, kumpul di tempat aman), dan Pertolongan Pertama Dasar (PP) untuk penanganan cedera ringan pada anak.

 

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan PMI Kota Yogyakarta dalam mengintegrasikan program kesiapsiagaan bencana ke dalam kurikulum pendidikan formal maupun non-formal. PMI Kota Yogyakarta mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya institusi pendidikan, untuk terus bersinergi dalam mewujudkan kota yang lebih aman dan tangguh terhadap berbagai ancaman bencana. (Ich)

Kontak Layanan
Ambulans
Posko Emergency 24 Jam
Online
Halo Donor
Donor Darah
Online
Permintaan Darah
Permintaan Darah 24 Jam
Online
Klinik Pratama
Klinik Pratama
Online