| Sosialisasi Kebencanaan Kali Code |
|
|
|
| Ditulis oleh Dona | |
| Jumat, 30 Januari 2009 | |
|
![]() Warga kecamatan Mergangsan yang tinggal disekitar kali code Rabu, 14 januari 2009 pukul 19.00 WIB mengikuti sosialisasi kebencanaan yang diselenggarakan atas kerjasama PMI cabang Kota Yogyakarta, PMI ranting Mergangsan, organsasi Pemerti Code, serta pejabat pemerintahan Kota Yogyakarta. “Sungai merupakan cerminan sebuah kota, apakah kota itu ramah terhadap lingkungan atau sebaliknya semua itu bisa dilihat dari keadaan air di sekitar sungai itu.” tegas Drs. Totok Pratopo ketua Pemerti Code. Sungai juga merupakan aset penting yang harus kita jaga dan kita rawat. Drs. Totok Pratopo juga mengajak masyarakat agar tidak membuang sampah di sungai dan peduli terhadap kebersihan kali code. Cara yang diajarkan kepada masyarakat adalah melakukan pemilahan sampah rumah tangga di rumahnya masing-masing minimal ditingkat RT.
Bencana Banjir dan tanah longsor disekitar bantaran sungai rawan terjadi khususnya pada musim hujan sekarang ini. Bencana banjir sering kali diakibatkan oleh banyaknya sampah yang menumpuk di aliran sungai. Aliran sungai yang tertutup oleh sampah mengakibatkan arus air tidak bisa lancar. Sungai tidak mampu lagi menampung debit air akibatnya air naik dan banjir tidak bisa dihindarkan. Bencana banjir dan tanah longsor di bantaran sungai bisa diatasi dengan merubah perilaku masyarakat dengan tidak membuang sampah di sungai. Bencana bisa datang kapan saja, manusia tidak dapat memprediksi kapan terjadinya. Dengan memiliki pengetahuan, korban bencana dapat diminimalisir dan dapat dilakukan peringatan dini. “Di Amerika bangunan rumah tidak menggunakan bahan permanen namun hanya menggunakan bahan teak wood (kayu tripek) dikarenakan diwilayah tersebut sering terjadi bencana angin Tornado,” tutur ketua DPRD Kota Yogyakarta Arif Noor Hartanto, S.IP selaku keynote speaker. Beliau mengetahui itu pada saat kunjungan ke Amerika bersama anggota Dewan yang lain. Itu merupakan salah satu upaya untuk meminimalisir korban dan kerugian yang disebabkan oleh bencana angin Tornado. Sosialisasi kebencanaan di Kantor Kelurahan Keparakan diikuti oleh RT, RW, LPMK, Polsek, Koramil, PKK dan Karang Taruna Desa sekecamatan Mergangsan Keparakan diharapkan ada tindak lanjut yaitu dengan melakukan simulasi bencana dengan melibatkan warga dan instansi terkait agar warga mengetahui apa yang harus dilakukan dan siap menghadapi secara fisik dan psikis yang diakibatkan oleh bencana seandainya bencana benar–benar terjadi, demikian disampaikan oleh Harris Syarif Usman, SH, S.Pk – pengurus PMI Cabang Kota Yogyakarta. Dalam kesempatan yang sama Harris juga menyerahkan rompi kepada Drs. Jangkung yuwono (Ranting Mergangsan) sebagai wujud kesiapan PMI mengantisipasi banjir kali Code. (Daryono/Dona) |
|
| Terakhir diperbaharui ( Senin, 09 November 2009 ) |
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|
Yogya Emergency Service
Telpon : 118 / 420118
Sumbangan Dana Anda Untuk Bencana
BRI Cabang Katamso
rek: 0245-01-031609-50-4
an : Rekening PMI Untuk Bencana