PMI Cabang Kota Yogyakarta

Sunday
Mar 14th
  • Login
  • Sign up
    Pendaftaran
    Kolom yang bertandakan bintang (*) haruslah diisi.
    Nama: *
    Nama pengguna: *
    E-mail: *
    Kata sandi: *
    Verifikasi kata sandi: *
  • Search
Text size
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
HOME
Peran PMI Cabang Kota Yogyakarta Dalam Siaga Pemilu 2009 PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh kominfo   
Rabu, 17 Juni 2009
alam rangka siaga Pemilu 2009 PMI Cabang Kota Yogyakarta membentuk  Pos Siaga Pertolongan Pertama dan Pelayanan Ambulan. Pelaksanaan Pos Siaga Pertolongan Pertama (PP) dan Pelayanan Ambulan sesuai dengan Petunjuk Teknis yang diberikan oleh PMI Pusat Nomor 1017/PSK/III/2009  bahwa Markas Cabang dihimbau untuk mendirikan Pos PP di Cabang masing-masing dengan Logo PMI. Pos PP tidak bergabung dengan salah satu Posko Partai Politik.  Ambulan PMI juga tidak boleh mengikut sertakan Petugas PP dengan Parpol yang menggunakan atributnya.

Siaga Pemilu 2009 dilakukan baik dalam kampanye pemilu Legislatif maupun pemilihan Presiden dan Wakil Presiden. Pelayanan PP diberikan selama 24 jam dengan dibuat jadwal piket di Markas Cabang. Siaga pemilu 2009 untuk pemilu Legislatif di mulai sejak Tanggal 16 Maret – 4 April 2009. Tujuan didirikannya Pos PP dengan harapan agar PMI bisa menjaga netralitas dan  menjunjung tinggi Prinsip-prinsip Dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional. Pihak-pihak yang ikut dilibatkan dalam Siaga Pemilu di PMI Cabang Kota Yogyakarta yaitu Kepala Bagian  Pelayanan, Staf, dan Relawan.

“Selama Siaga kampanye pemilu Legislatif tidak ada kejadian yang luar biasa, artinya masih aman-aman saja”, ungkap Kabag. Pelayanan Anggun Gunadi. Untuk siaga pemilihan Presiden dan Wakil Presiden juga diharapkan kondisinya seperti pemilihan Legislatif.  [Daryono]

 
Selanjutnya >

BALAI PENGOBATAN

Pelayanan Poli Umum dan Gigi

PMI Cabang Kota Yogyakarta

Buka :  tiap hari kerja
pukul 08.00 s.d 16.00 WIB

(Minggu/HariBesar tutup)

Mitra kami

       

      

Advertisement